Catatan : Apa itu Quality threshold, atau batasn kualitas

  • by

Ini adalah rangkuman video dari koray tugberg gubur :

Quality threshold atau Batas kualitas adalah garis antara suplemental indeks dan main indeks,

Supplemental index adalah index yang di nomor duakan dan dianggap Cuma pendukung saja, sedangkan main index adalah index utama.

Supplemental index dan main index = sama sama di index oleh google

Tapi main index adalah yang paling di Serving di serp, namun ketika main index tidak menghasilkan better clickability atau click satisfaction, atau kurang relevan maka search engine akan menggunakan representative dari supplemental index untuk naik.

Hanya karena konten anda di index, belum tentu konten tersebut di tayangkan.

Ketika anda menulis artikel, anda harus memikirkan batas kualitas, pastikan anda melebihi kualitas kompetitor, bukan hanya lebih tinggi, tapi jauh lebih tinggi.

Quality threshold will change time to time tergantung dengan artikel yang sudah merangking

Menjadi relevan dan menjadi berkualitas adalah 2 hal yang berbeda.

Originality of content sangat penting,

Yang dimaksud original bukan lolos copy scape ya, yang dimaksud adalah

  • Create new context term
  • Create new n gram
  • Create new suggestion
  • Create new declaration
  • And organize it better than your competitor

Tambahkan Relevan Context dari halaman 2-3-4-5-6-7-9

Untuk menambahkan relevan context, jangan hanya cek SERP pejwan, tapi juga cek halaman ke 8 ke 9, karena Kemungkinan besar anda bisa mendapatkan beberapa ide relevan context dari sana.

Sehingga artikel anda memiliki context yang lebih baru, lebih bagus, lebih original, dan cluster n gram lebih bagus juga.

Gambar Original Juga penting

Original itu bukan Cuma text saja, tapi gambar juga, kalo bisa gunakan gambar yang kita ambil sendiri, ss  dari video, atau ambil di stock photo premium, yang jarang yang pakai, jangan stock photo gratisan yang banyak dipakai orang.

Atau bisa juga dengan merubah gambar stock dengan aplikasi edit foto yang bisa merubah sampai membuat google melihatnya sebagai gambar yang baru dan tidak duplikat.

Do the hard thing first Untuk Optimasi initial ranking Score

Initial ranking score sangat penting, kesan pertama kualitas kita di google harus bagus, karena mempengaruhi historical succes of domain.

Untuk itu, kita harus melakukan hard thing first, bikin konten super, bikin gambar super, bikin internal link super, bikin originality yg super, kalau dari awal sudah super, maka insyaAlloh akan super terus sampai beberapa waktu yang panjang, (kalau di maintain)

Initial score ini akan terus digunakan oleh google untuk tujuan iteration dan calculation,

Selengkapnya initial ranking score baca : (https://www.holisticseo.digital/theoretical-seo/ranking/)

Optimasi Struktur kalimat

  • Give more information per sentence
  • One declaration per one entity and attribute
  • Destroy all possibility and increase the certainty
  • Gunakan Expert, karena expert tau apa yang bahkan AI tidak tau

Isi Information Gap di SERP

Ketika kita bisa mengisi information gap di sebuah artikel, maka google akan tau kalau konten kita lebih baik dari kompetitor,

Google fact, knowledge base & knowledge graph itu tidak statis dan terus berubah seiring berjalanya waktu, jika anda bisa menjadi source of knowledge base, maka google akan lebih mempercayai anda daripada kompetitor, jika anda bilang “fakta A benar” maka google akan bilang “A benar”, jika kompetitor bilang “fakta A salah”, maka google tidak akan mempercayai kompetitor anda, dan tidak akan merangking dia.

Rankability

Rankability sangat erat hubunganya dengan SERP diversification. Tujuan serp Diversification adalah untuk memuaskan lebih banyak intent di query tertentu,

Ada juga yang namanya Ranking State, jika sebuah website trafficnya turun secara bertahap dan konsisten, maka dia masuk ke Negative ranking state. Saat ini terjadi, berarti google sedang menurunkan average position, atau menurunkan kemampuan ranking sebuah website secara bertahap dan konsisten.

Intinya google ragu sudah menaruh anda di SERP, anda turun pangkat dari main index ke supplemental index.

Untuk bisa membalikan hal ini, maka anda harus melakukan hal besar supaya algoritma google menghitung ulang website anda.

Intinya anda harus menjadi Trustworthy

Become Trustworthy Source and Classified with them

Untuk bisa masuk Positive ranking state, dan masuk ke main index, langkahnya adalah :

  1. Jika salah satu algorithm bisa memasukan anda ke together with healthlin, atau webMD di query log session
  2. Anda bisa dapet better clickability dan better click satisfaction
  3. Anda bisa mendapatkan higher positive sentiment for search session
  4. Maka anda akan dianggap trustworthy
  5. Dan jika anda bisa di cluster dengan TOP alternative website (contoh webMD, healthline) karena anda dianggap trustworthy.
  6. Maka anda akan lebih mudah untuk mengalahkan website2 kompetitor lain.
  7. Jika sebuah machine learning menganggap bahwa website anda lebih bagus dari webmd untuk sebuah tipe query tanpa link, maka web tersebut bisa rank lebih lanjut, dan bisa lebih percaya web ini untuk e-commerce juga

Semantic SEO, Topical Coverage, Jumlah halaman

Semantic SEO bukan hanya soal Topical MAP/ topical coverage (lengkap-lengkapan artikel se topick),  

Topical Coverage itu sebenarnya tetep penting, tapi bukan berarti ini selalu lebih penting, kadang anda harus fokus ke deeper thing,

Topical coverage bukan selalu tentang siapa yang punya artikel lebih banyak, yang terpenting adalah more information, yang relevan berdasarkan attribut dan juga distance between concept.

Ada 3 konsep yang perlu diperhatikan saat bikin artikel:

  • Vastness : try to have proper coverage for a subtopic, kalo bisa coverage kita harus lebih tinggi dari kompetitor untuk menunjukan authoritiveness
  • Deepness : bahaslah lebih dalam dari kompetitor
  • Momentum : jadilah lebih aktif, update artikel secara berkala, update informasi.

Dengan cara ini, kita bisa menaikan quality treshold sebuah query. Jangan sampai kompetitor yang malah duluan naikin.

Jika kompetitor menaikan quality threshold, maka anda akan masuk ke supplemental index, bukan main index lagi. Yang mana ranking akan turun, atau impresi akan turun.

Jadilah Representative dari sebuah Cluster Of Sources.

Google always cluster sources and they choose representative one

Ketika sebuah niche google sudah punya top alternative website di main index, dan top alternative website tersebut tidak bisa menjawab query, maka google akan menggunakan supplemental index.

Tapi karena supplemental index itu banyak, maka google hanya akan mengambil satu representative untuk mewakili cluster of source,

Google bakal mikir, meskipun saya tidak merangking semua source, namun jika saya merangking representative ini maka ini bisa membuat user puas

Google bisa tau Author Expertise dari cara bicara (GOOGLE AUTHOR RANK)

Bacaan : https://www.holisticseo.digital/theoretical-seo/google-author

Google bisa tau Expertise dari sebuah penulis dari “word sequences” yang ditulis, jadi google bisa memahami gaya bahasa sebuah artikel. Bahkan google bisa tau apakah artikel yang anda posting itu tulisan anda sendiri atau bukan.

Jika gaya bahasanya berantakan, mbulet, maka dia bukan expert di bidang nya.

Intinya sih :

  • Buat konten yang bagus
  • Hindari gibberish word
  • Hindari pemborosan kata,
  • Konten harus melalui proses editorial dan kurasi

Bagimana cara meningkatkan Quality threshold sebuah artikel

  1. Gunakan struktur kalimat faktual ( X disebut juga Y, X bisa melakukan Y)
  2. Gunakan research dan university studies untuk prove the point (X profide Y – menurut riset universitas z pada tanggal c, X provide Y)
  3.  Tp the point jangan pemborosan kata
  4. Gunakan branded image dengan komposisi yang unik
  5. Have all EXIF data licences di images
  6. Jangan memutus satu context di paragraf yang berbeda.
  7. Optimize discourse integration
  8. Protect the question and answer format
  9. Do not put distance between question and answer
  10. Expand the evidence with variation
  11. Do not break the information graph with complicated transition, follow logical order in declaration
  12. Use shorter sentences as much as possible,
  13. Kurangi jumlah kata yang tidak memiliki context di artikel
  14. Jika sebuah kata tidak merubah arti di sebuah kalimat, hapuslah
  15. Berikan jarak antara anchor text dan internal link
  16. Give more information per webpage, per section, per paragraph, per sentence.
  17. Create proper context vextor from H1 sampai dengan last heading sebuah artikel
  18. Focus on query semantics with uncertain inference
  19. Always give consistent declaration, and do not change opinion, or statement from web page to web page.
  20. Gunakan style penulisan yang sama di seluruh artikel web untuk memberikan identity of document
  21. Jangan ada EAT negativity, milikilah news tentang brand anda dengan phicycal address and facillity
  22. Be reviewed by competitors and industry enthusiast
  23. Increase the “relative quality difference” between the source’s current and previous state to trigger “re-ranking” (ini jika anda terkena negative ranking state)
  24. Include the most quality document as linked on the homepage to show them to the crawler earlier
  25. Have unique N Gram, and phrase combination, to show originality of the document
  26. Include multiple example, data points, data sets, and percentage for every information point.
  27. Include more entities and attribut values, as long as they are relevant to the macro context
  28. Include a single macro context for every web page
  29. Complete a single topic with every detail, even if it doesn’’t appear in the querries, and the competitor document
  30. Re-format the document in an infographic, audio, or video to create better web surface coverage
  31. use the internal link to cover the same seed query’s subqueries with variations of the ograse taxonomies
  32. use fewer link per document while adding more information
  33. use the faq and article structured data to consistently commudicate with the search engin from every level and for every data extraction algorithm
  34. have a cocrete authorship authority for your own topic
  35. do not promote the products while giving information about health
  36. use branded CTAs by differenciating them from the main context and structure of the document
  37. Refresh at least 30% of the source by increasing the relative difference. (main matter is explained in the real version of the SEO case study)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *