Ringkasan : Bagimana cara Meningkatkan Quality Threshold (Batasan Kualitas) Sebuah Artikel

  • by

  1. Gunakan struktur kalimat faktual ( X disebut juga Y, X bisa melakukan Y)
  2. Gunakan research dan university studies untuk prove the point (X profide Y – menurut riset universitas z pada tanggal c, X provide Y)
  3. To the point jangan pemborosan kata
  4. Gunakan branded image dengan komposisi yang unik
  5. Have all EXIF data licences di images (cek exif klik kanan properties, detail)
  6. Jangan memutus satu context pembahasan di paragraf yang berbeda. Kalau masih bahas konteks yang sama jangan ganti paragraf.  
  7. Optimize discourse integration (discourse adalah apapun yang memberikan makna pada text: https://www.youtube.com/watch?v=7ltfoqsb3_s )
  8. Protect the question and answer format
  9. Do not put distance between question and answer, Setelah pertanyaan langsung jawab pertanyaan, jangan bahas konteks lain.
  10. Expand the evidence with variation.
  11. Do not break the information graph with complicated transition, follow logical order in declaration, sajikan informasi dengan urutan yang logis, jangan muter2.
  12. Sebisa mungkin gunakan kalimat yang pendek pendek saja.
  13. Kurangi jumlah kata yang tidak memiliki context di artikel
  14. Jika sebuah kata tidak merubah arti di sebuah kalimat, hapuslah
  15. Berikan jarak antara anchor text dan internal link
  16. Give more information per webpage, per section, per paragraph, per sentence.
  17. Create proper context vextor from H1 sampai dengan last heading sebuah artikel
  18. Focus on query semantics with uncertain inference
  19. Always give consistent declaration, and do not change opinion, or statement from web page to web page.
  20. Gunakan style penulisan yang sama di seluruh artikel web untuk memberikan identity of document
  21. Jangan ada EAT negativity, milikilah news tentang brand anda dengan phicycal address and facillity
  22. Be reviewed by competitors and industry enthusiast
  23. Increase the “relative quality difference” between the source’s current and previous state to trigger “re-ranking”. Naikan kualitas semua artikel anda saat ini dibandingkan sebelumya, agar memicu reranking. (ini jika anda terkena negative ranking state)
  24. Include the most quality document as linked on the homepage to show them to the crawler earlier, artikel paling berkualitas harus di taruh di homepage.
  25. Have unique N Gram, and phrase combination, to show originality of the document, maksudnya adalah membuat kombinasi frase yang unik, bukan Cuma lolos copyscape ya, tapi unik dalam penyampaian nya. (ngram bisa cek https://www.youtube.com/watch?v=GiyMGBuu45w)
  26. Include multiple example, data points, data sets, and percentage for every information point. Gunakan contoh, data point, set of data, persentase, di setiap poin informasi.
  27. Gunakan lebih banyak entity dan attribut, selama mereka relevan dengan macro context.
  28. Satu artikel hanya perlu satu macro context saja, jangan lebih.
  29. Lengkapi informasi sebuah topik dengan detail-detail yang lengkap. Bahkan jika detail tersebut tidak masuk dalam query ataupun di artikel kompetitor.
  30. Re-format artikel menjadi sebuah infografis, audio atau video, untuk membuat better web surface coverage.
  31. use the internal link to cover the same seed query’s subqueries with variations of the phrase taxonomies.
  32. Gunakan lebih sedikit link per artikel, sembari menambahkan lebih banyak informasi.
  33. use the faq and article structured data to consistently commudicate with the search engin from every level and for every data extraction algorithm
  34. have a concrete authorship authority for your own topic
  35. do not promote the products while giving information about health
  36. use branded CTAs by differenciating them from the main context and structure of the document
  37. Refresh at least 30% of the source by increasing the relative difference. Naikan kualitas artikel anda minimal 30% lebih baik dari sebelumnya.  (main matter is explained in the real version of the SEO case study)
  38. Saat akan menulis artikel, cek SERP halaman 2-3-4-5-6-7-8 untuk mencari konteks relevan yang lain, supaya artikel lebih mendalam dan lengkap serta bisa memuat lebih banyak informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *