Cara Agar Website Bisa Profitable dan Auto-Pilot

  • by

Sebenarnya ini adalah plan saya selanjutnya.

Yaitu membangun bisnis website-blogging yang bisa profitable dan auto pilot.

Apa sih bisnis yang profitable dan autopilot (BPA) itu?

Biar mudah saya akan singkat saja jadi BPA biar ndak panjang-panjang kalo nulis.

Jadi bisnis BPA adalah bisnis yang bisa berjalan secara otomatis tanpa harus ada kita disana yang memantau dan menjalankan bisnisnya.

Ketika bisnis sudah terbangun Secara autopilot, kita bisa berlibur atau melakukan passion kita tanpa harus pusing mikir bisnis karena bisnisnya sudah berjalan secara otomatis dan profitable.

Bagaiamana cara membuat Bisnis yang profitable dan Autopilot?

Saya sendiri belajar dari yutub ya, yutub wawancara christina lie dengan yohanes G pauly. keren banget materinya, insyaAlloh kita bisa adaptasi sistemnya ke model bisnis Website-blogging.

Berdasarkan yang saya pahami dari video ini…

Ada beberapa hal yang penting yang harus kita miliki untuk bisa membuat bisnis blogging yang profitable dan autopilot.

  1. Tim Penulis yang berkualitas tinggi
  2. Tim Editor untuk quality Control
  3. Tim SEO yang untuk audit website dan optimasi website serta membantu editor mengarahkan penulis.
  4. Tim Finance yang mengandle uang untuk biaya operasional bisnis
  5. CEO sebagai orang yang memanage semua tim dan memberikan keputusan keuangan.
  6. Sistem Quality Control yang mengecek kinerja semua lini, dan juga .
  7. Sistem perekrutan karyawan berkualitas

Kalo ada 7 ini, insyaAlloh bisnis blogging kita sudah bisa berjalan dengan otomatis tanpa harus ada kita disana.

Untuk urutan urutanya dimulai dari tahap awal sampai tahap ahir.

Fase 1 : Hire Penulis berkualitas

Ini adalah tahap pertama perkembangan bisnis blogging kita, yaitu dengan hire penulis sehingga website kita bisa tetap update setiap hari.

Kalau saran saya sih penulisya in-house ya, atau datang ke rumah atau datang ke kantor, karena penulis ini perlu dilatih setiap hari agar kualitas tulisanya semakin berkembang.

Kualitas website kita sendiri sangat bergantung pada kualitas penulis dan kualitas pelatihan kita. Jika penulis berkualitas maka website juga bisa semakin berkualitas, jika pelatihan kita berkualitas, maka website kita akan dobel berkualitas.

Pada tahap ini. anda masih harus tetap bekerja setiap hari untuk melakukan quality control. dan juga optimasi SEO onpage dan offpage.

Jadi anda belum bisa bener-bener autopilot. namun anda sudah bisa lebih santai, karena artikel sudah ditulis oleh tim penulis anda.

Saya lebih suka meng hire penulis daripada pakek jasa artikel, alasanya adalah karena jasa artikel itu kualitasnya naik turun, karena tim penulisnya banyak, dan mereka belum tentu expert di niche yang kita target.

kalo punya karyawan sendiri, kan dia tiap hari nulis niche tersebut dan kita latih SEO nya, jadi dia akan semakin ahli untuk menulis artikel di niche kita.

Kapan Hire Penulis?

Ketika penghasilan anda sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan masih sisa dan cukup untuk hire penulis, atau anda punya tabungan sebesar 12X gaji penulis, kalo gaji Rp. 2.000.000 berarti anda harus punya tabungan penulis setidaknya Rp. 24.000.000.

Yang di dapatkan Setelah Hire Penulis

  • Sudah bisa jauh lebih santai
  • Tidak menulis artikel lagi

Yang masih harus dikerjakan

  • Pendampingan penulis selama 3 bulan sampai dia bener-bener bagus kerjanya
  • Optimasi onpage
  • Optimasi Offpage
  • Optimasi Adsense
  • Audit Website
  • Riset keyword

Fase 2 : Video Tutorial dan SOP

Pada fase selanjutnya, anda harus sudah punya SOP di tim anda, dengan SOP anda bisa memastikan penulis anda menulis dengan kualitas yang baik dan tulisanya sesuai standar SEO onpage serta di format dengan baik.

SOP yang harus anda buat meliputi :

  • SOP seo onpage
  • SOP nulis di wordpress
  • SOP cara menyusun informasi
  • SOP Cara bikin gambar
  • Dan yang lain silahkan anda tambakan sendiri

Setelah memiliki SOP ini, kualitas artikel anda insyaAlloh akan lebih terjaga dan anda bisa lebih santai dalam melakukan monitoring kualitas artikel.

namun anda tetap harus melakukan monitoring kualitas artikel dan harus briefing untuk keyword-keyword yang akan di bahas di website.

Fase 3 : Hire Editor

Pada fase selanjutnya, anda perlu meng hire editor di tim anda. Editor itu kerjanya adalah antara lain :

  • Melakukan quality control untuk setiap artikel yang ditulis penulis
  • Melakukan revisi minor artikel penulis
  • Melakukan quality control SEO Onpage artikel
  • Melakukan riset keyword
  • Memposting artikel di website sekaligus setting onpage SEO nya di wordpress.
  • Memberikan arahan/pelatihan ke penulis

Saat merekrut editor, sebaiknya editor itu diambil dari penulis anda sendiri yang sudah anda latih, karena penulis anda sudah bisa optimasi onpage dasar.

Anda tinggal berikan pelatihan tambahan agar artikel yang di publish selalu berkualitas bagus dan teroptimasi dengan baik.

Kapan hire Editor?

Editor di hire ketika penghasilan anda sudah lumayan, dan cukup untuk menggaji editor, anda juga bisa hire editor ketika anda sudah ingin belajar untuk membuat website anda auto pilot.

Ketika hire editor, setidaknya anda sudah punya 2 penulis, 1 anda jadikan penulis, dan 1 jadi editor nyambi nulis.

Tapi kalo skill penulis anda sudah cukup bagus, anda bisa mengankatnya sebagai editor.

1 Editor anda bisa menghandle 2-10 penulis.

kalo beban editor belum banyak, anda bisa memintanya untuk juga menulis. Tapi dengan target yang lebih rendah.

jangan lupa untuk menambah gaji editor anda, ya minimal 200-300 ribu diatas penulis, atau kalo skillnya bagus bisa diatas itu sesuai kinerja.

Alternatif Editor : Virtual Assistant

Jika anda ingin lebih auto pilot tapi anda belum bisa membayar editor, anda bisa menyewa Virtual Assistant (VA), karena VA biasanya digaji Per jam, bukan bulanan.

Saya sendiri belum pernah pernah nyari VA, tapi setau saya sih enaknya punya VA itu

  • Bisa bayar per jam (bisa lebih murah dari Sewa Editor bulanan)
  • Ndak butuh tempat

Kekuranganya sih :

  • harus jeli milih karena bisa jadi VA anda tidak kerja dengan bener
  • Harus tetep ngontrol kualitas kerjaan VA, atau anda harus hire tim untuk ngontrol
  • Harus nglatih dengan online, (kalo online agak kurang enak komunikasinya)
  • Ndak bisa mantau kinerja

Tapi kalo saya sendiri sih lebih baik hire editor, karena dengan kerja secara bersama di tempat yang sama, bisa membangun wordk ethic yang baik, serta kerja sama tim yang lebih baik.

Pada Fase 3 ini, anda bisa lebih santai, yang penting anda harus sudah punya SOP dan sistem pelatihan yang bagus.

Buat SOP untuk Editor

SOP anda menentukan kualitas kerjaan editor anda, jadi pastikan SOP editor anda jelas, mudah dimengerti, dan detail.

Sehingga website anda terus berjalan dengan baik dan profitable, baik dengan adanya anda atau tanpa adanya anda.

Yang anda dapatkan ketika Hire Editor dan Penulis

  • Sudah bisa jauh lebih santai
  • Tidak menulis artikel lagi
  • Tidak Optimasi onpage
  • Tidak melakukan quality control Konten Secara rutin
  • Tidak Riset keyword
  • Tidak mendampingi Penulis
  • Tidak Briefing penulis

Yang Masih harus anda lakukan

  • Pendampingan editor selama 3 bulan atau sampai lancar
  • Optimasi Offpage
  • Optimasi Adsense
  • Audit Website
  • Cek Kualitas kerjaan tim secara soft ndak harus tiap hari.

Fase 4 : Hire Tim SEO

Fase Selanjutny adalah hire tim SEO, pada fase ini, anda harus bisa mentransfer semua ilmu anda ke si tim SEO, baik di ilmu Onpage, Offpage, Audit website, dan menentukan langkah untuk optimasi jika ada masalah terjadi.

Kerjaan tim SEO antara lain :

  • Memantau ranking website
  • Analisa ranking yang turun dan menentukan action untuk menaikanya lagi
  • Link building dan outreach
  • Promosi website
  • Audit Website Onpage, offpage, dan teknikal SEO
  • Mencari masalah yang terjadi di website dan memperbaikinya
  • Optimasi Adsense dan Konversi website
  • Double check Kontrol kualitas artikel yang di post secara berkala

Sebisa mungkin skill mereka harus terus meningkat dari waktu ke waktu dengan memberikan pelatihan secara berkala, baik anda latih sendiri, atau bisa melalui kursus.

Karena tugas tim SEO ini sangat krusial, jadi harus ada pendampingan khusus selama beberapa bulan, hingga dia bisa mengerjakan pekerjaan sama seperti yang anda harapkan.

Setelah itu biarkan mereka bekerja sendiri sesuai SOP yang telah diberikan, dan pastikan mereka untuk memberikan laporan jika ada sesuatu yang urgent yang bisa berdampak pada website.

seperti pembelian backlink, atau pembelian dalam jumlah besar diluar anggaran bulanan untuk optimasi offpage.

Buat SOP dan Pelatihan Berkala

Yang terpenting adalah anda harus menyiapkan SOP secara detail, dan anda harus siapkan dana untuk pelatihan tim SEO ini.

Yang anda dapatkan ketika Hire SEO, Editor dan Penulis

  • Sudah bisa jauh lebih santai
  • Tidak menulis artikel lagi
  • Tidak Optimasi onpage
  • Tidak melakukan quality control Konten Secara rutin
  • Tidak Riset keyword
  • Tidak mendampingi Penulis
  • Tidak Briefing penulis
  • Optimasi Offpage
  • Optimasi Adsense
  • Audit Website
  • Cek Kualitas kerjaan tim secara soft ndak harus tiap hari.

Yang Masih harus anda lakukan

  • Pendampingan editor selama 3 bulan atau sampai lancar
  • Memberikan keputusan untuk hal yang sifatnya krusial dan butuh pengambil keputusan

Fase 5 : Hire CEO

CEO ini tugasnya adalah orang yang bisa memberikan keputusan yang krusial, serta mengawasi serta memanage seluruh tim, mulai tim penulis, editor, dan juga tim SEO.

CEO ini harus bisa mengkordinir Tim agar bisa berjalan sesuai dengan SOP yang diberikan.

CEO ini bisa orang kepercayaan anda, atau anda bisa menyewa ahli SEO yang ada di circle anda. tugas dari CEO adalah untuk memberikan arahan kepada tim agar bisa berjalan lebih efektif.

CEO ini juga orang yang harus bertanggung jawab dengan penghasilan website,

Dia bertanggung jawab untuk bisa mencapai target yang kita berikan perbulan.

Misal targetnya adalah menghasilkan 100 juta perbulan, maka CEO ini harus berusaha agar target tersebut tercapai dengan mengarahkan tim untuk bisa mencapai target.

Yang anda dapatkan ketika Hire CEO, SEO, Editor dan Penulis

  • Sudah bisa jauh lebih santai
  • Tidak menulis artikel lagi
  • Tidak Optimasi onpage
  • Tidak melakukan quality control Konten Secara rutin
  • Tidak Riset keyword
  • Tidak mendampingi Penulis
  • Tidak Briefing penulis
  • Optimasi Offpage
  • Optimasi Adsense
  • Audit Website
  • Cek Kualitas kerjaan tim secara soft ndak harus tiap hari.
  • Memberikan keputusan untuk hal yang sifatnya krusial dan butuh pengambil keputusan
  • Memastikan target tercapai dan bisnis selalu profitable

Yang Masih harus anda lakukan

  • Anda tidak harus bekerja, atau jika minim pun mungkin sebulan 1 jam cukup.

Untuk tim yang dibutuhkan itu sih…dan ini belum bahas soal recruitment, dan fulfillment…

Ntar aja kalo gak males mbahas… dan kalo inget…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *