Cara Memilih Artikel Untuk Dioptimasi Offpage

  • by

Jika anda hanya memiliki budget Rp. 500.000 untuk optimasi offpage, sedangkan anda punya 200 artikel di website anda. duit segitu kan gak cukup untuk beli backlink untuk semua artikel.

Lalu apa yang akan anda lakukan dengan duit 500 ribu tersebut,? apakah anda akan

  1. Ngirim backlink branded/naked anchor ke homepage?
  2. Ngirim backlink ke artikel dengan keyword pencarian tinggi?
  3. Ngirim backlink ke artikel yg menyumbang traffic paling besar?

hehe, bingung kan…

oh iya disclaimer : ini hanya pemikiran saya saja, dan juga hasil kombinasi dari beberapa petuah dari ahli offpage. jika mempraktekan ini take it as your own risk, dan jika anda punya pendapat berbeda gak masalah, karena SEO adalah seni, dan setiap orang memiliki seni yang berbeda.

Kalo menurut saya sih harus di cek terlebih dahulu kebutuhan anda. saya smengkategorikan menjadi 2 fase

Fase 1 : ngirim backlink ke homepage ketika pondasi backlink ke homepage belum kuat

Fase 2 : Ngirim backlink ke artikel dengan impresi tertinggi dengan rank antara #5 – #20

Dan anda harus memastikan artikel tersebut bisa membuat anda balik modal dalam waktu 1 bulan jika sudah merangking.

Backlink Ke Homepage Jika Web Anda Pondasinya Belum Kuat

Jika website anda masih baru dan belum memiliki banyak backlink ke homepage, maka terlebih dahulu utamakan untuk membangun backlink ke homepage.

Hal ini selaras dengan petuah dari mbak BHWQueen, yang mana dia di awal cuma perlu ngirim branded sama naked anchor ke homepage untuk menguatkan backlink home.

baru kalo sudah kuat dan ingin naikin ranking bisa ke fase 2

Backlink ke Inner page dengan impresi tertinggi dan rank antar 5-20

ini pemikiran saya sendiri sih. dan menurut saya ini adalah cara yang terbaik untuk blogger dengan budget terbatas.

Kenapa Backlink ke artikel dengan impresi tinggi?

kalo impresinya tinggi, berarti potensi traffic juga tinggi, tinggal naiki ctr saja, dan cara terbaik untuk naikin ctr adalah dengan menaikan ranking.

misal, impresi anda adalah 40.000 , seperti di gambar dibawah ini

bisa dilihat impresi saya 40.000, tapi yang klik cuma 468 orang, alasanya adalah karena RKT nya kecil cuma 1,2%, coba kalo CTRnya naik jadi 20%, pasti klik artikel bisa sampai 8.000 klik, ya kan.

Alasan kenapa CTR kecil adalah karena rankingnya jelek yaitu masih di rank 9 an, dan cara terbaik untuk meningkatkan CTR adalah dengan membawa artikel ini naik ke rank 3 besar.

Dan untuk menaikan ranking bisa dengan membeli backlink. atau bikin PBN.

Kenapa Ngirim Backlink ke artikel ranking antara #5 sampai #20?

Alasanya adalah kalo artikel anda bisa rank #5 atau #20, berarti persaingan anda tidak terlalu berat. karena tanpa backlink pun anda sudah bisa masuk ke 20 besar.

Dan karena persaingan tidak terlalu berat, maka backlink yang dibutuhkan pun juga tidak terlalu banyak. dan dengan 500 ribu, anda bisa membeli 3-5 backlink berkualitas untuk 3-5 artikel anda.

atau kalo anda membeli backlink murah tapi berkualitas dari rajabacklink yang harganya 50.000, maka anda bisa lebih berhemat, tapi anda bener-bener harus menyeleksi backlinknya supaya bisa maksimal hasilnya.

Choose

Quality Over Quantity

Utamakan kualitas backlink, gak masalah sedikit, yang penting bagus.

Karena backlink yang bagus bisa meningkatkan ranking dengan bagus juga

Kenapa tidak mengirim backlink ke artikel dengan volume besar saja? yang rank #50 keatas

balik lagi, setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda dan cara yang berbeda.

Tapi kalo untuk saya sendiri, lebih baik naikin yang lebih rendah persainganya dulu saja, karena modalnya minim.

karena jika yang rank #50 tersebut persainganya berdarah-darah, 500 ribu paling cuma bisa naikin ranking anda ke rank #30 an atau #20an saja.

Tapi ini beda cerita kalau anda sudah pro dan anda punya ilmunya untuk menaikan artikel anda dari ranking #50 ke pejwan google. menggunakan modal 500 ribu saja.

Pastikan Artikel Anda Bisa Membayar Biaya Backlink yang dikeluarkan

Tujuan anda ngirim backlink ke artikel untuk apa sih?

yang pasti untuk profit kan?

Tapi banyak orang yang ngeluarin duit jutaan, untuk bisa naik ranking dan ketika ranking udah naik, ternyata artikel tersebut gak menghasilkan duit.

Dan kalo bisa anda jangan sampai seperti itu.

Pikirkan dan analisa matang-matang bagaimana ROI anda sebelum beli backlink.

Hal yang harus anda analisa adalah

  1. Berapa CPM anda?
  2. Berapa perkiraan visitor yang anda dapatkan jika artikel anda naik?
  3. Berapa Perkiraan penghasilan artikel perbulan?
  4. Berapa dana yang dibutuhkan untuk merangking artikel tersebut?
  5. Berapa lama ingin balik modal?

kalo sudah, baru anda bisa cek

Contoh:

1. CPM anda : Rp. 40.000

2. Perkiraan visitor jika merangking : 4.000 visitor per bulan

3. Penghasilan artikel perbulan : Rp. 160.000

4. Dana yang dibutuhkan untuk membeli backlink ke artikel : 200.000

5. Ingin balik modal dalam waktu 3 bulan

nah, kalo begini kan anda sudah bisa tau, apakah ini worth untuk dioptimasi atau tidak.

Kalo secara yang saya lihat, artikel ini worth untuk dioptimasi, karena dalam waktu 3 bulan artikel ini bisa menghasilkan Rp. 480.000, (durasi proses merangking tidak diitung)

jadi dalam waktu 3 bulan anda sudah bisa balik modal, dan pada bulan ke 4 anda sudah bisa mendapatkan Rp. 160.000 per bulan secara passive.

Happy earning banget kan. tinggal bikin faktor kali saja.

udah itu saja. inget ya, ini cuma pemikiran saya, dan saat ini masih tahap testing

semoga bermafaat.