Cara Menaikan Expertise Website (E-A-T)

  • by

Anda mungkin sudah sering dengar kata EAT, atau expertise, authority, dan trust…

Yang mana hal ini adalah yang menjadi patokan utama google untuk menilai apakah sebuah website itu punya kualitas yang bagus atau tidak.

Jika website kita punya 3 hal diatas, maka kita bisa merangking dengan lebih mudah.

Menurut hipotesa saya, faktor authority itu bergantung pada backlink, dan bergantung pada apa yang website lain katakan tentang website kita.

Lalu bagaimana dengan expertise,

Apa itu Expertise?

Menurut kamus oxford , Expertise adalah “expert skill or knowledge in a particular field.” yang intinya adalah kita ahli di sebuah skill atau pengetahuan di bidang tertentu.

Jika manusia, bukti kalo dia adalah expert adalah “Berapa banyak karya yang telah diakui bagus“. Misal, contoh saja om irvantaufik, atau mbak BHWqueen yang punya banyak karya dan pembahasan yang bagus.

Misal Mbak BHWqueen hanya punya 1 thread di forum saja yang bagus, maka dia kemungkinan tidak akan dianggap expert oleh member forum.

Tapi karena dia punya beberapa puluh thread dan isinya daging semua, dan sering kali dijadikan patokan, maka mbak BHWqueen pun ahirnya dianggap sebagai expert di bidang SEO.

Kalo orang dianggap expert jika karya-karyanya diakui… bagaimana dengan website?

Apa yang di lihat google sebagai Expertise sebuah Website?

Jika orang dianggap expert dilihat dari karya-karyanya yang diakui, bagaimana dengan website?

Website akan dianggap sebagai expert jika dia punya banyak artikel dengan topik tertentu, dan artikel-artikel tersebut semuanya merangking, mendapatkan engagement yang bagus dari user, dan juga mendapatkan backlink dari website lain dengan backlink sesuai dengan topik pembahasanya.

Sebagai contoh, adalah website penasihathosting.com

Artikel nya cuma ada sekitar 40 an, tapi semuanya membahas tentang hosting, dan semua artikelnya pembahasanya bagus dan mendalam.

Karena memang artikelnya bagus bagus, ahirnya artikel-artikelnya pun hampir semuanya rankingnya bagus juga, dan banyak orang yang merekomendasikan penasihat hosting sebagai patokan untuk review hosting.

Bahkan saya pun saat ini mbahas dia karena memang bagus artikelnya.

nah,

Nah, karena si penasihat hosting itu merangking banyak keyword di topik hosting, dan juga di rekomendasikan oleh banyak orang, Maka google pun menganggap bahwa penasihat hosting adalah website yang expert di bidang review hosting.

Jika sudah dianggap expert, lalu apa manfaatnya?

Manfaat Menjadi Website Expert di Topik Tertentu

Ketika anda dianggap menjadi expert di topik tertentu oleh google, maka anda akan bisa lebih cepat merangking keyword-keyword di topik yang anda expert.

Jika website anda dianggap expert di bidang review hosting, maka ketika anda menulis artikel baru tentang review hosting, maka artikel tersebut akan lebih cepat merangking, meskipun persainganya berat sekalipun.

Berikut ini adalah ranking salah satu website saya yang narget keyword persaingan rendah, dalam sehari bisa masuk pejwan, dan gak sampek sebulan sudah bisa rank #1 untuk keyword utamanya.

Dan ketika saya coba untuk narget keyword persaingan berat pun bisa langsung cepet naiknya, berikut ini adalah ranking artikel keyword persaingan berat umur 5 hari. Dalam 5 hari pun artikel bisa merangking keyword persaingan berat dengan lebih cepat.

Jika sudah dianggap expert, maka untuk bisa naikin traffic anda, anda tinggal gas bikin artikel-artikel di niche anda, maka anda akan lebih cepat dapet traffic.

Intinya sih, insyaAlloh ketika sudah dianggap expert, anda bisa lebih cepat ngasilin duit, selama anda bener-bener fokus gas di web tersebut.

Apa yang Terjadi Kalo Bikin Artikel Beda Niche

Saya sudah coba test dan ternyata ketika website sudah expert di niche tertentu, ketika bikin artikel yang beda niche maka agak sulit untuk merangking keyword beda niche tersebut.

Berikut ini adalah ranking keyword persaingan rendah beda niche umur 2 hari. dalam 2 hari rank keyword utama cuma bisa rank 40, padahal estimasi saya harusnya bisa pejwan setelah keindex.

Lalu saya pun juga test untuk narget keyword persaingan berat beda niche, dan berikut ini adalah ranking keyword persaingan berat beda niche.

Hasilnya jelek, ndak dapet ranking, padahal artikelnya ini bener-bener bagus dan interaktif, bahkan kalo saya bandingin dengan artikel di pejwan punya website media nasional.

Artikel mereka terlihat sangat jelek dibanding artikel yang saya buat. (ini bukan merendahkan ya, tapi cuma sebagai gambaran saja)

Perkiraan saya sih bisa rank 40-50 an setelah terindex, ternyata malah sama sekali ndak dapet ranking di 100 besar.

Key Note yang bisa diambil : kalo udah jadi expert di niche tertentu, mending gas di niche tersebut saja atau bikin artikel-artikel yang masih dekat topiknya dengan niche website anda.

Karena insyaAlloh hal tersebut bakal punya ROI lebih cepat dan lebih tinggi dibanding bikin artikel yang niche nya beda dengan niche expert website kita.

Langkah Menjadi Website Expert di Niche Tertentu

Lalu, bagaimana caranya menjadi website expert di niche atau topik tertentu?

Sebenarnya beda orang beda cara, namun kalo cara saya adalah sebagai berikut

1. Riset keyword secara lengkap

Sebelum anda membangun websitenya, langkah pertama adalah anda harus melakukan riset keyword secara lengkap, untuk mencari semua keyword dan topik yang bisa dibahas di niche anda.

Anda bisa mengumpulkan ratusan atau ribuan ide keyword untuk di tulis.

Dari Keyword-keyword yang sudah anda kumpulkan, anda bisa mulai menyusun strategi anda untuk bisa mendapatkan sinyal expertise lebih cepat.

2. Target Keyword Persaingan Rendah Dulu

Setelah anda memiliki keyword-keyword yang cocok untuk di tulis di situs anda, langkah selanjutnya adalah anda harus melakukan riset untuk mengkelompokan keyword mana yang persainganya rendah dan mana yang persaingan tinggi.

Sortir lah dan dahulukan untuk membuat artikel yang mentarget keyword persaingan rendah terlebih dahulu, yang bisa dimenangkan oleh website baru ber authority rendah.

Jika anda bertanya berapa banyak artikel kompetisi rendah yang harus ditulis, maka jawabanya tergantung.

Jika anda bisa, anda bisa menulis 20-40 artikel dulu dengan persaingan rendah, dan setelah selesai anda bisa menunggu sampai traffic anda melonjak atau artikel-artikel anda masuk pejwan.

3. Buat Artikel Super Berkualitas

Perkembangan website anda akan sangat ditentukan dengan kualitas artikel yang anda buat. terutama artikel-artikel yang menjadi dasar website anda.

Ketika masih awal, kan anda mentarget keyword persaingan rendah.

Usahakan semua artikel anda itu bener-bener bagus dan bisa menjawab intent dengan sempurna.

Dengan begitu, anda bisa memenangkan keyword-keyword target anda, dan anda bisa bertahan di SERP dengan modal kualitas artikel anda.

4. Menunggu Website Masuk Mode Authority

Setelah anda membuat 40 artikel berkualitas yang menarget keyword persaingan rendah, anda bisa menunggu sampai website anda trafficnya mulai naik atau artikel-artikelnya masuk pejwan.

Sembari menunggu, anda bisa melakukan beberapa hal agar website anda semakin cepat merangking, yaitu : memperbaiki teknikal SEO, link building, dan terus membuat artikel persaingan rendah.

5. Melakukan Link Building Perlahan

Jangan pernah melakukan link building dengan brutal jika website anda masih baru dan belum punya traffic yang cukup.

ketika website anda masih dalam proses perkembangan, lakukan link building secara perlahan, jika traffic sudah banyak anda bisa menambah akuisisi backlink perbulan anda.

6. Lakukan Optimasi Teknikal SEO dan Onsite SEO

Ini bisa panjang sih, anda bisa cari tau saja apa itu Onsite SEO dan Teknikal SEO di Google, karena saya kelihatanya belum bikin artikelnya.

Lakukan juga optimasi internal link untuk mengirimkan internal pagerank anda ke artikel utama anda.

7. Gass Ketika Sudah Masuk Authority Mode

Ketika website anda sudah masuk authority mode, artikel anda akan lebih cepat merangking, bahkan untuk keyword-keyword persaingan rendah anda bisa langsung rank di pejwan langsung setelah artikel terindex.

Intinya sih, gass bikin artikel saja jika sudah masuk ke fase ini.

Karena insyaAlloh dengan cara ini ROI anda akan lebih cepat di dapatkan.

8. Target Niche Terdekat Jika Niche anda sudah habis

Jika anda mengejar di niche yang cukup sempit, akan ada masa anda akan kehabisan keyword untuk di target dan dibuat artikelnya.

Solusinya adalah anda bisa menarget keyword yang topiknya masih dekat dengan topik utama website kita.

Kenapa kok gitu?

Ya biar ranking nya cepet insyaAlloh, kan kalo narget keyword yang bener-bener beda niche bakal lama ngerangkingnya.

udah gitu saja.. pembahasan diatas adalah hipotesa pribadi saya, bukan pendapat dari google, semua ide diatas juga ada sebagian yang saya dapatkan insight nya dari guru saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *