Cara Website Cepat Terindex : (Tips Index Lancar)

  • by

Mungkin cara ini sudah banyak yang tau, tapi disini akan menyertakan case study 2 website saya yang saya urus dengan cara berbeda dan indexnya pun berbeda.

Sekaligus nanti akan saya jelaskan bagaimana tips nya biar index bisa lancar jaya.

Berikut ini adalah cara saya yang sudah saya uji sendiri

Cara Agar Artikel Cepat Terindex

Sebagai case study berikut ini adalah tampilan index website saya yang terindex dalam beberapa hari saja. Terdapat 42 url yang sudah terindex.

Website ini menggunakan domain fresh, yang belum ada backlinknya sama sekali. langkah saya mengoptimasi agar index cepat adalah sebagai berikut

1. Gunakan Schema Link Wheel Saat Mulai

Link wheel adalah sebuah skema dimana kita mengubungkan artikel kita satu sama lain dengan artikel lain dengan internal link, sehingga semua artikel terhubung menjadi sebuah roda. berikut ini adalah contoh skema yang saya gunakan

skema link wheel internal link

Anda pasti sudah tau, bah cara google mengindex artikel adalah dia merayapi link, jadi dengan cara ini google akan selalu berahir merayapi semua artikel kita.

Dan setelah dirayapi, maka artikel-artikel kita tersebut akan terindex.

Oh iya, jika website masih baru, mungkin index agak lama, bisa seminggu lebih, tapi ketika beberapa artikel sudah terindex, maka artikel lain akan sangat cepat terindex.

Google Spider Merayapi link kemudian mengindex apa yang layak di index

Lalu bagaimana cara membuat skema untuk membuat link wheel ini, cara saya sih saya harus bikin list keyword artikel yang akan saya buat, kemudian saya list untuk di link wheel kan.

Dengan cara ini kita akan tau artikel kita akan mengelink ke artikel mana, kalo saya sih tiap satu artikel wajib ada 2 internal link ke artikel lain, sesuai dengan urutan nya.

2. Update Artikel Dengan Rutin Tiap Hari

Langkah selanjutnya setelah kita menyusun skema link wheelnya, kita post artikelnya secara rutin setiap hari, di kasus saya, saya schedulle postingan saya sehari 2 post.

Meskipun sebenarnya saya bisa produksi 4-6 artikel tiap hari, tapi saya tetap menjadwalkan untuk posting sehari 2 artikel agar google terbiasa dengan jadwal saya.

Googlebot memiliki algoritma yang bisa menentukan website mana yang akan di crawl, seberapa sering crawl, dan berapa banyak artikel yang di fetch per websitenya ketika crawl.

Saya pernah baca tapi lupa dimana sumbernya, katanya sih tingkat keseringan google bot crawl website kita itu tergantung salah satunya dari seberapa sering website kita post artikel.

Pada beberapa hari awal, website saya sih indexnya agak seret, ya mungkin sekitar 1 minggu, tapi setelah itu, wuss wuss indexnya.

Jangan Post Ratusan Artikel Sekaligus.

Dalam kasus saya, saya punya satu website yang kalo saya posting, saya postingnya itu puluhan artikel sekaligus, dan ndak teratur.

Dan ternyata dari 100 lebih artikel yang saya post, hanya 26 yang keindex, inipun sudah naik 5 index setelah ganti VPS. awalnya cuma 21 biji saja dalam beberapa bulan.

Tapi karena ini cuma website test, saya ndak begitu peduli sih. dan ndak saya usahain untk ngindex juga.

3. Daftarkan Website di Google Search Console

Yang selanjutnya harus anda lakukan adalah mendaftarkan website anda di Google Search console, karena dengan mendaftar ke google search console, anda bisa meminta crawling ke artikel anda via fitur “Inspeksi URL” dan juga “submit sitemap”.

Untuk mendaftarkan website anda di Google Search Console, anda hanya perlu memvalidasi kepemilikan website, kalo saya sih biasanya pakek “tag HTML”, karena sangat mudah, kita tinggal masukin saja script html GSC ke <head> website kita

Setelah terverifikasi, kita bisa lanjut ke langkah selanjutnya.

4. Masukan URL ke Google Search Console

Saya sendiri sih ndak melakukan ini, karena agak ribet, dan saya lebih suka website saya terindex tanpa harus submit URL. Dan saya rasa sih index saya baik baik saja tanpa harus submit url.

Tapi anda tidak harus seperti saya. anda bisa mengikuti best practice dari google yaitu submit ulr ke GSC.

Setelah anda memposting artikel, anda bisa mengirimkan url artikel yang baru anda post tersebut di Google Search Console ini.

Caranya anda tinggal masukan url artikel anda di fitur “inspect url” atau langsung masukan url anda di kolom di atas Google Search console

Setelah itu anda tinggal minta pengideksan

Setelah itu tinggal tunggu saja, namun setahu saya sih biasanya agak lama untuk index, tidak seperti dulu, kalau dulu sih 3 menit setelah minta indeks, artikel langsung terindex.

Tapi sekarang tidak lagi, kelihatanya sih karena google memang sengaja melambatkan index karena sering di salah gunakan untuk spam dan juga untuk mengakali featured snippet.

Namun ini untuk website saya ya, dan ini bisa beda untuk website lain, terutama website berita, website google news, website populer, dan juga yang sangat rutin posting artikel.

4. Kirim Sitemap ke Google Search Console

Menurut saya, submit sitemap ini lebih penting daripada submit url, karena dengan submit sitemap, otomatis kita mengirimkan semua URL yang ingin kita index ke google.

Dan dengan data tersebut, google akan menjadwalkan crawling ke url yang ada di dalam sitemap (atau peta situs).

Untuk mengirimkan sitemap, anda tinggal masuk ke menu sitemap di Google Search Console anda, kemudian kirim url sitemap anda.

Setelah itu, anda tinggal tunggu saja google bot merayapi website anda. atau jika anda ingin mengingatkan googlebot lagi, anda bisa mengirimkan ping ke googlebot.

5. Lakukan Ping Sitemap Ke Google Ping

Sebenarnya banyak website yang memberi layanan ping sitemap, namun saya lebih memilih cara manual, yang menurut saya lebih aman, karena ini direkomendasikan oleh google sendiri.

Yang perlu anda lakukan hanya memasukan url tersebut ke browser anda.

https://www.google.com/ping?sitemap=https://websiteanda.com/post-sitemap.xml

Ganti “https://websiteanda.com/post-sitemap.xml” dengan sitemap website anda.

Setelah anda melakukan ping, akan ada notifikasi seperti ini :

6. Percepat Loading Dan perkuat Performa Website

Website yang cepat dan kuat performanya bisa membuat Google bot menambah Crawl rate limitnya.

jadi begini, google itu punya algoritma yang bisa menentukan tingkat keseringan crawling berdasarkan kekuatan website dalam menahan dan menampung crawler.

Jika website down ketika di crawl, googlebot akan menurunkan rate crawlnya sehingga tidak menyebabkan website down.

Tapi jika Website ketika di crawl kuat dan tahan serta lancar, maka Googlebot akan menambah crawl rate nya.

Dalam kasus saya sih, saya pakek VPS yang kecil di Vultr, yang paling murah $5 saja.

Untuk speed website saya yang lancar indexnya adalah berikut

Speednya sih lumayan ya…karena memang ndak pakek iklan adsense… tapi meskipun pakek pun bisa kok dioptimasi biar cepet dan lancar.

Moga2 sih nanti bisa saya buatkan tutorialnya. kalo gak males. wkwkwk

7. Buat Websitemu Lebih Populer

Salah satu cara untuk memersering googlebot berkunjung dan crawl di websitemu adalah dengan membuat websitemu lebih populer. Karena googlebot memiliki Crawl Demand

Maksud dari populer ini adalah dengan backlink atau dengan traffic.

Intinya jika traffic anda banyak, crawl pun akan semakin sering. Selain itu jika anda mendapatkan backlink secara rutin dan backlink tersebut dari website-website ternama, itu juga bisa berarti website anda populer.

Google sendiri menyebutkan bahwa google akan lebih sering mengcrawl website yang populer agar visitor tetap mendapatkan berita yang fresh.

Selain itu sistem google juga selalu berupaya agar index di databasenya tidak usang, jadi dia bakal crawl secara berkala, meskipun lebih jarang untuk website yang tidak dirawat dan tidak populer.

Pada studi kasus saya, saya tidak melakukan ini ya, karena website saya masih baru, jadi ndak mungkin langsung bisa populer atau langsung bisa dapet banyak backlink yang bagus.

Tapi indexnya masih bisa cepat.

Itu berarti untuk index cepat, anda tidak harus populer terlebih dahulu, yang penting 6 hal diatas tercapai.

8. Hindari Faktor Yang Mempengaruhi Crawl Budget

Jadi begini…

Meskipun Googlebot mengcrawl website anda, bukan berarti artikel anda akan terindex semua. hal ini terjadi bisa jadi karena beberapa masalah.

Dan masalah-masalah ini harus anda hindari atau anda kurangi jika ingin semua artikel yang anda ingin index mudah untuk di index.

Konten berkualitas rendah dan Spammy

Hal pertama adalah konten dengan kualitas rendah dan spammy.

Apa yang dimaksud dengan konten kualitas rendah?

Konten kualitas rendah adalah konten yang pendek atau konten yang tidak membantu user mendapatkan jawaban yang dicarinya.

Ciri-Ciri konten berkualitas rendah itu bagaimana?

Ya kalo itu coba tanyakan pada diri anda sendiri, apakah artikel anda berkualitas? dan sudah anda tulis dengan bagus, dengan banyak riset, atau cuma copas atau rewrite dari satu sumber saja?

Intinya sih, anda sendiri yang tau.

In-site Duplicate Content

Jika anda memiliki 2 artikel di dalam website anda yang sangat serupa, maka biasanya google hanya akan menganggap 1 saja, dan yang lain akan secara otomatis menjadi artikel kanonikal.

Google bakal milih artikel mana yang dianggap paling bermanfaat dan diset sebagai url utama.

Gitu sih.

Soft Error 404 (broken link)

Hal lain yang mempengaruhi crawl budget adalah soft 404 page, atau bisa dibilang broken link. intinya sih jangan sampai ada broken link di website anda jika ingin maksimal.

untuk menganalisa apakah anda punya broken link 404, anda bisa menggunakan tool semacam ahrefs, atau screaming frog.

Anda bisa menggunakan 2 tool tersebut secara gratis dengan terbatas.

Hal lain-lain

Hal lain lain yang bisa mempengaruhi crawl budget adalah

Faceted navigationsession identifiers, Infinite spaces dan proxies,

Namun faktor-faktor ini agak jarang terjadi di blog blog kebanyakan, jadi ya bisa anda abaikan saja, tapi kalo anda memiliki kendala tersebut, silahkan klik saja linknya.

Anda bisa membaca penjelasan dari google secara langsung.

Yasudah gitu saja, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *