Lompat ke konten

Affiliate Conversion Rate Optimization Tips : Stephen Hockman

  • oleh
optimization

CRO adalah salah satu ilmu yang sebenarnya sangat sangat penting tapi masih sangat jarang orang yang mendalami ilmu ini. Padahal ini adalah ilmu yang bisa meningkatkan konversi penjualan di website anda.

Saya sebenarnya belum main affiliate, tapi main adsense itu hampir mirip sama affliate, dimana kita harus bisa ngarahin visitor ke artikel yang konversi adsense nya paling tinggi, dengan cpc tinggi dan ctr tinggi.

terlebih lagi jika anda main affiliate, jualan online, atau lead generation. CRO ini adalah hal yang sangat vital.

Kemaren saya ada kesempatan bertanya pada salah satu suhu affiliate di luar negeri bernama Stephen Hockman, dan karena saya ada kesempatan, saya ahirnya bertanya :

What are 3 biggest advices to increase conversion rate?

dan dia malah ngasih 5 jawaban yang sangat bermanfaat, menurut saya sih. Berikut ini adalah 5 jawaban dan penjelasanya.

1. Jual Link Affiliate anda ke visitor

Sell the affiliate link in your copy. Make people want to click on it and buy it. Hype the product up! I see so many sites that just list the facts and features but don’t give the visitor a strong WHY they should buy it. People need guidance. Transfer YOUR opinions into their conscious.

Affiliate link click adalah salah satu penentu kesuksesan dalam affiliate marketing. Jika tidak ada yang klik link affiliate anda, maka tidak akan ada yang penjualan. Omatis link click adalah metriks paling penting yang harus diperhatikan jika anda bemain affiliate.

Dan tips pertama dan yang paling penting adalah, kita harus bisa membuat visitor klik pada link affiliate dan membeli langsung. Caranya

Hype up the product

Visitor butuh alasan yang kuat untuk mengeklik dan membeli produk yang kita jual, jika anda hanya menaruh link begitu saja tanpa memberikan dorongan kepada visitor untuk klik dan beli maka ini akan berdampak pada rasio konversi yang buruk.

Hype up the product maksudnya adalah buatlah produk yang anda tawarkan itu menjadi menggoda untuk dibeli. Disini sangat diperlukan kemampuan persuasi dan copywriting. Jika anda bingung cara bikin link affiliate anda lebih menarik anda belajar saja copywriting.

2. Buat Link Anda mudah dilihat

Make your links easy to see. Pick a strong contrast color for the link color. Look at The Wire Cutter: they use bright red links for their affiliate links; all other links are black. That’s on purpose!

link harus bisa dilihat dengan mudah, untuk contoh anda bisa melihat link di thewirecutter, dimana linknya warnanya merah pallete, yang gak mengganggu mata tapi cukup mencolok. Dan mudah dilihat oleh mata.

Contoh bisa di cek https://www.nytimes.com/wirecutter/reviews/the-best-rice-cooker/

Saya ndak tau ternyata wirecutter udah dibeli sama NY times,

3. Taruh Link Dimanapun, Gambar, nama produk, CTA button

Semakin banyak link affiliate yang anda letakan di dalam artikel, maka akan semakin tinggi pula kemungkinan link tersebut di klik.

Dan semakin tinggi jumlah klik, maka biasanya semakin tinggi pula konversi penjualan affiliate anda. jadi usahakan link affiliate anda anda taruh dibanyak tempat, mulai di gambar, nama produk, dan juga CTA button, untuk contoh yang baik anda bisa cek thewirecutter

Jangan lupa link nya harus rel=sponsored ya, biar aman dari tendangan si google, dan gak mempengaruhi SEO.

4. Buat Urgency dan scarcity untuk produk mahal.

Create a sense of urgency and scarcity for your highest-priced item. Say something like, “This thing has been selling out a lot lately, so if you can get your hands on one, DO IT!”

Agar anda bisa menjual produk dengan harga tinggi dan komisi affiliate tinggi anda bisa memberikan sense of ugency dan scarcity untuk produk tersebut. Ini akan membuat visitor merasa kalo dia memang sebaiknya membeli produk tersebut dibandingkan produk lainya.

5. lebih banyak gambar dan nama produk yang mahal.

Add MORE images of the highest-priced product throughout the page. For example, put it in your top image for the post, alongside the review, and then again in the copy after the product reviews. Also, mention that product name several times throughout the entire page. By doing this, you’re tapping into psychology tricks called Fluency, Frequency, and Exposure. The more someone sees or hears about something, the more they become attached to it. And it then “feels” like the right choice.

Yang terahir adalah  tambahkan gambar dan juga nama produk di awal top image, review dan juga pada copy product., dan juga sebutkan beberapa kali di artikel.

Trik ini dinamakan fluency, frequency dan exposure. Dimana semakin sering orang melihat dan mendengar sesuatu, maka semakin dia attached ke produk tersebut, sehingga dia akan merasa bahwa produk yang di sebutkan tadi adalah produk yang paling cocok untuk dia beli.

Sebenarnya masih ada banyak sekali tips untuk CRO, jika anda merasa ini masih kurang anda bisa cari sisanya di google, cari saja yang berbahasa inggris karena di indonesia, masih sangat jarang yang membahas soal CRO.

4 Fun fact & Tips tambahan CRO

Custom banner affiliate link menghasilkan 10-20-30% CTR lebih tinggi

Garis bawahi link aff

Taruh link aff di navbar

Buat halaman diskon

Sumber gambar https://www.newbreedmarketing.com/