Alasan Kenapa Kucing Tidak Mau Makan & Cara Mengatasinya

  • by
kucing tidak mau makan

Mencari penyebab dan solusi kucing yang tidak mau makan (Anoreksia) meruapakan suatu hal yang penting. Pasalnya, jika kucing mengalami anoreksia terlalu lama, maka dapat menyebabkan kucing menderita lipidosis hati (kerusakan jaringan di liver) dan komplikasi dari beberapa penyakit yang bisa membahayakan nyawa kucing .

Berikut adalah beberapa faktor yang membuat kucing Anda tidak mau makan :

Masalah Makanan

Jika kucing tidak ingin memakan makanan kucing yang biasa Anda berikan secara tiba -tiba, maka ada sesuatu yang berubah dari makanan tersebut, antara lain :

Rasa Makanan

Meskipun merk makanna yang Anda berikan kepada kucing Anda tetap sama, Anda harus mengingat bahwa produsen dapat mengubahnya tanpa memberikan perubahan pada komposisinya.

Hal ini yang dapat membuat perubahan rasa makanan, sehingga kucing enggan untuk memakannya.

Tekstur dan Bentuk Makanan

Setiap kucing memiliki tingkat sensitivitas terhadap tekstur makanan. Ada beberapa jenis tekstur dan bentuk makanan kucing, yaitu bulat, segitiga, bintang, makanan basah, dan makanan kering.

 Oleh karena itu, jika kucing Anda tidak ingin memakan makanan kucing yang biasa diberikan, cobalah untuk mengganti bentuk dan tekstur makanannya.

Masalah Kesehatan

Perubahan kondisi kesehatan kucing merupakan salah satu faktor terbesar alasan kucing tidak mau makan (Anoreksia).

Permasalahan Pernapasan

Ketika kucing sedang mengalami permasalahan pada pernapasannya, seperti flu, maka kemampuan sistem indera penciumannya dapat berkurang, dan mengakibatkan kucing kehilangan nafsu makan.

Jika kucing terkena masalah pernafasan, misal FLU, indikasinya adalah ingus nya keluar, mata berair, kesulitan bernafas atau juga bersin.

Pertolongan pertama adalah, bersihkan hidungnya, jemur di terik sinar matahari, jangan dimandikan, berikan asupan makan yang bergizi.

Biasanya durasi flu kucing itu adalah 7-10 hari, jika kucing anda mengalami gangguan pernafasan lebih dari itu, maka sebaiknya hubungi dokter.

Permasalahan Gigi

Sama seperti manusia, pada saat kucing mengalami kondisi kesehatan gigi yang tidak baik, sehingga membuatnya harus menahan rasa sakit ketika mengunyah makanan, maka kucing akan kehilangan nafsu makan.

Ketika kucing sakit gigi, biasanya ditandai dengan air liur yang terus menetes, dan menolak makanan yang disukai sekalipun, pada beberapa kasus, kucing bisa saja muntah, namun saat kucing muntah, belum tentu hal tersebut dikarenakan Sakit gigi.

Sama seperti manusia, sakit gigi pada kucing biasanya terjadi karena adanya infeksi, untuk pengobatan anda bisa membeli obat sakit gigi kucing, membersihkan gigi kucing secara berkala, dan memberikan makanan yang lembut.

Sehingga lebih mudah untuk di kunyah.

Permasalahan Pencernaan

Penyakit pencernaan seperti diare, muntah, masalah usus, infeksi, dan bisa terjadi pada kucing. Dengan adanya permasalahan pencernaan pada kucing, dapat membuat kecing kehilangan nafsu makan.

Diare ditandai dengan feses yang lebih lunak, dan juga kadang berair atau tercampur darah, Solusinya adalah dengan memberikan obat anti diare, anda bisa membelinya di marketplace.

Sedangkan untuk masalah usus dan infeksi, sebaiknya anda memeriksakanya ke dokter.

Selain itu ada beberapa penyakit lain yang juga kucing tidak nafsu makan, antara lain :

pankreatitis (peradangan pangkreas), kangker, diabetes, hipertiroidisme (kelebihan hormon tiroid). namun untuk gejala ini cara mengeceknya harus langsung ke dokter.

Tertelan Benda Asing

Penyebab lain kucing tidak mau makan adalah bisa jadi kucing Anda baru saja menelan benda asing yang tidak seharusnya dimakan, dan tersangkut di tenggorokan.

Dengan adanya benda asing ditenggorokan, atau saluran pencernaan, dapat membuat kucing merasa kesakitan saat menelan makanan, sehingga menurunkan nafsu makan.

Keadaan Psikologis Dan Perubahan Lingkungan

Stres dan depresi merupakan keadaan dimana kondisi kucing sedang tidak baik.  Stres yang terjadi pada kucing dapat terjadi akibat perubahan lingkungan, karena kucing memerlukan waktu untuk penyesuaian diri di tempat baru.

Dengan kondisi psikologis seperti ini, dapat membuat kucing menjadi malas dan enggan untuk makan.Jika kondisi ini terus terjadi, sebaiknya segera lakukan tindakan, agar tidak menimbulkan penyakit kesehatan tubuh yang lebih serius.

Pasca Vaksinasi

Setelah kucing Anda melakukan vaksinasi rutin, maka ada kemungkinan kucing tersebut akan mengalami penurunan nafsu makan. Namun, hal tersebut bukan merupakan suatu masalah berat yang dihadapi oleh pemilik kucing, karena kehilangan nafsu setelah vaksin merupakan suatu hal yang wajar, dan bersifat ringan dan sementara.

Cara Mengatasi Kucing Yang Tidak Mau Makan

Berkurangnya tingkat nafsu makan kucing, dapat membuat pemiliknya ketakutan akan kondisi kesehatan kucing. Oleh karena itu, kami akan memberikan beberapa cara untuk mengatasi kucing yang tidak mau makan, sebagai berikut.

  • Cari penyebab kucing tidak mau makan, dengan cara memperhatikan perubahan perilaku, atau melakukan pengecekan kesehatan di dokter hewan
  • Lakukan percobaan mengganti jenis, merk, rasa, atau tekstur makanan kucing
  • Coba berikan makanan kucing secara langsung menggunakan tangan, dan cek kebersihan hidungnya
  • Periksa kembali komposisi makanan kucing yang biasa diberikan, apakah ada perubahan
  • Jika penyebabnya karena berkurangnya kemampuan indra penciuman, silahkan beri kucing makanan basah beraroma kuat, seperti tuna kaleng, dan ayam yang telah dipanaskan menggunakan microwave untuk mengembalikan nafsu makan

Namun, perlu dipehatikan, bahwa makanan kalengan tersebut hanya boleh diberikan dalam jumlah sedang.

  • Sedangkan, apabila penyebab anoreksia kucing karena suatu penyakit yang serius, maka segera membawanya ke dokter hewan. Kemudian, dokter hewan akan menanyakan riwayat kesehatan kucing Anda, dan melakukan serangkaian tes unuk mengetahui penyebabnya.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, banyak ahli yang merekomendasikan para pemilik kucing untuk mengubah pola makan hewan peliharannya, dengan cara mengganti merk makanan kucing yang berbeda sebanyak 2 – 4 kali dalam setahun. Tujuan dari pemberian pola makan kucing tersebut, dapat membantu meminimalkan perkembangan alergi makanan dan masalah pencernaan (usus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *