Blue Print Membuat Website : Onsite & Offsite

  • by
Bagikan Artikel Ini yuk

Karena saya adalah orang yang sangat rinci, mungkin apalagi untuk masalah onsite, maka mungkin ini akan sedikit berbeda khususnya di perencanan website.

Setelah kurang lebih 8 bulan membangun blog SEO, saya ahirnya menydari beberapa hal, karena saya melakukan kesalahan ini dan harus saya perbaiki agar website selanjutnya bisa lebih baik. karena pada website saya yang sekarang banyak sekali yang namanya kanibalisasi keyword, disebabkan kurangnya perencanaan struktur website yang baik.

Saya akan Membagi Blue Print ini menjadi 4 bagian, yaitu Onsite dan offsite, juga monetization dan management.

Blue Print Onsite

Optimasi Onsite sangat penting karena ini akan menentukan kekuatan dan relevansi website anda di SERP, dan juga jika onsite anda bagus maka anda tidak memerlukan banyak backlink untuk bisa mendapatkan rank bagus di serp (insyaAlloh)

Di dunia ini ada milyaran halaman website, dan gak mungkin google menentukan ranking masing-masing artikel secara manual, semuanya otomatis menggunakan alogaritma.

Untuk itu kita harus bisa memberikan sebanyak mungkin sinyal kepada google tentang website kita, khususnya onsite structure.

Secara garis besar perencaanya adalah sebagai berikut

  1. Memilih niche website
  2. mengumpulkan keyword beserta volume nya
  3. Membagi keyword yang sudah dikumpulkan menjadi keyword utama dan keyword pendukung
  4. Membuat perencanaan ingin seperti apa website ini jika sudah selesai
  5. Membuat artikel utama terlebih dahulu, menarget keyword utama dengan pencarian tertinggi, harus selesai ketika awal pembuatan website.
  6. Memasang artikel utama di home secara sticky untuk memberikan pondasi pagerank yang bagus sejak awal
  7. Membuat perencanaan internal link building untuk mensupport artikel utama
  8. Membuat artikel pendukung dan melakukan internal link building ke artikel utama.
  9. Kerjakan sampai semua artikel pendukung selesai
  10. Lakukan audit website sebulan sekali untuk mengecek apakah ada masalah atau tidak

1. Memilih niche website

Saat memilih niche website, kita harus mempertimbangkan banyak hal, dan berikut ini adalah yang harus anda tanyakan saat melakukan pemilihan niche.

  • berapa volume pencarianya
  • Seberapa sulit persainganya
  • apakah sudah ada website authority di niche ini
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merangking keyword utama niche ini
  • Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membuat website ini
  • berapa uang yang harus dikeluarkan untuk beli guest post
  • berapa perkiraan visitor yang akan didapatkan jika merangking semua keyword utama
  • Bagaimana cara memonetize website, apakah bisa di diversifikasi monetization nya
  • Berapa banyak penghasilan yang akan di dapatkan jika memenangkan semua keyword utama
  • apakah worth antara modal dan usaha yang dilakukan dengan perkiraan hasil yang akan di dapatkan.

Setelah anda menganalisa niche ini, dan anda bisa menjawab semua pertanyaan ini dengan data yang valid, inget ya data valid bukan hanya perkiraan.

Maka anda bisa menentukan apakah niche ini worth untuk digarap atau tidak.

2. mengumpulkan keyword beserta volume nya

Untuk mengumpulkan keyword, anda bisa menggunakan Semrush, ahrefs, google trend, keywordsheeter, dan atau tools lain

intinya scrap semua keyword yang ada di tools, untuk dilakukan perencanaan pembuatan artikel.

Oh iya, karena tool itu sering ngaco, maka pastikan juga anda mengecek keyword melalui google trend, karena ini adalah yang paling valid menurut saya, meskipun cara penggunaan Google trend ini agak tricky

3. Membagi keyword yang sudah dikumpulkan menjadi keyword utama dan keyword pendukung

Setelah mengumpulkan keyword, sekarang saatnya untuk menentukan mana yang menjadi keyword utama website anda, dan mana yang pendukung.

Untuk ukuran berapa volume untuk keyword utama dan pendukung anda bisa menggunakan pertimbangan anda sediri.

Jika anda memiliki keyword yang berpotensi mendatangkan profit banyak (buying intent), anda juga bisa memasukanya pada kategori keyword utama.

4. Membuat perencanaan ingin seperti apa website ini jika sudah selesai

Setelah anda mengelompokan keyword, sekarang anda harus membuat visualisasi, seperti apakah website anda setelah semua artikel selesai di post dan di optimasi strukturnya.

  • seperti apa tema websiteya
  • seperti apa navigasinya, apa saja yang terpasang di navigasi
  • seperti apa sidebarnya
  • seperti apa footernya
  • seperti apa rancangan anda mengalirkan pagerank di website anda.
  • Seperti apa tampilan SERP anda
  • Seperti apa sitelink anda

Jika bisa gambarkanlah penampakan website anda ketika sudah selesai dibangun

5. Membuat artikel utama terlebih dahulu, menarget keyword utama dengan pencarian tertinggi, harus selesai ketika awal pembuatan website.

Setelah semua selesai sekarang waktunya untuk membuat artikel utama anda, artikel utama harus bener bener lengkap dan menjawab user intent, jangan beli artikel kalo bisa untuk keyword utama ini, kecuali anda sudah punya penulis yang bisa diandalkan untuk melakukan riset secara mendalam dan bisa membuat artikel yang bisa memuaskanuser intent

  • pastikan artikel menjawab user intent (gunakan also asked dan scrap keyword untuk memahami user intent)
  • gunakan judul yang teroptimasi baik keyword dan clickabilitynya
  • pastikan anda memasukan semua keyword turunan di dalam artikelnya khususnya yang volume pencarianya besar, gunakan ahrefs keyword explorer dan google trend untuk mencari keyword ini
  • Optimasi Internal link dan sertakan external link yang bisa membuat anda trustworthy

6. Memasang artikel utama di Homepage secara sticky untuk memberikan pondasi pagerank yang bagus sejak awal

Jangan taruh artikel utama anda di menu, karena ini akan memberikan masalah

intinya, agar internal link anchor lebih maksimal, maka buat internal link di artikel secara manual, dengan memperhatikan anchor text nya.

Memang sih agak butuh waktu, tapi setidaknya ini worth dengan hasilnya. insyaAlloh

7. Membuat perencanaan internal link building

Internal link building adalah penentu seberapa kuat struktur website anda, pastikan anda membuat perencanaan yang bagus

  • Apa saja anchor yang akan anda gunakan untuk mengirimkan pagerank dari artikel pendukung ke artikel utama
  • pastikan semua artikel utama memiliki daftar anchor text untuk internal link builiding
  • Anchor bisa menggunakan keyword utama dan turunan yang memiliki volume pencarian tinggi, dan atau ditambah kewyrod turunan yang memiliki volume sedang atau rendah.
  • Pastkikan acnhor text internal link memiliki relevansi tinggi
  • Mengatur rasio berapa banyak masing-masing anchor text dipasang
  • pastikan tidak ada shitty anchor seperti disini, klik disini, berikut ini

8. Membuat artikel pendukung dan melakukan internal link building ke artikel utama.

Untuk artikel pendukung anda bisa memesan artikel ke orang , yang penting anda harus meminta penulis untuk mengoptimasi LSI atau semantic keyword di dalam artikelnya

  • memasukan keyword semantic
  • Harus sesuai user intent
  • masukan also asked question jika perlu
  • optimasi peletakan keyword

Dan jika sudah jadi artikelnya, silahkan di post dan gunakan internal link builidng anchor mapping yang sudah dibuat sebelumnya

  • Interlink kan semua artikel utama di artikel pendukung ini, jika bisa
  • pastikan anda mencata url artikel pendukung dan juga anchor text yang anda gunakan agar mudah untuk monitoring dan audit
  • gunakan media yang membantu user intent, seperti video dan gambar dan jangan lupa untuk mengompres gambar dengan menggunakan photoshop save for web agar halaman ringan loadingnya

9. Kerjakan sampai semua artikel pendukung selesai

Selesaikan semua artikel pendukung hingga selesai, saat semua artikel selesai maka link untuk artikel utama anda akan terbangun dengan sempurna, dan anda bisa melanjutkan ke step link building offpage.

10. Lakukan audit website sebulan sekali untuk mengecek apakah ada masalah atau tidak

Lakukan website audit setiap bulan untuk menganalisa progres dari masing-masing artikel anda, khususnya artikel utama anda.

  • apakah ada keyword cannibalisation,
  • Apakah ada keyword yang mentok rankingnya
  • apakah ada keyword yang tidak masuk 50 besar
  • Apakah ada keyword yang rankingnya bagus tapi CTR Serp ampas
  • Apakah pageview per visit sudah bagus
  • Cek struktur website menggunakan screaming frog atau site bulb
  • apakah ada artikel yang sudah tidak relevan

Jika ada masalah segera di perbaiki sesuai dengan masalh yang terjadi, dan jika bisa utamakan 20% artikel yang memiliki performa tertinggi, khususnya artikel utama anda.

11. Menjaga relevansi artikel

Agar artikel anda selalu relevan, maka selalu update artikel anda setidaknya 1 tahun sekali, sehingga artikel anda bisa terus bertahan di SERP, namun jika ndak repot ya update 6 bulan sekali.

Offpage BluePrint

Saya masih dalam masa mempelajari optimasi offpage, jadi mungkin akan ada tambahan nanti jika ada pengetahuan tambahan yang saya dapatkan.

Anda bisa mulai melakukan link building ini 2 minggu setelah website launched,

untuk Blue printnya secara garis besar adalah

  1. Hanya Gunakan sumber backlink berkualitas
  2. But list website gratisan yang bisa digunakan untuk link building.
  3. Bangun link ke homepage sebagai dasar
  4. Cek ranking
  5. Rencanakan rasio anchor text untuk artikel
  6. Bangun backlink ke inner page yang under perform.
  7. optimasi ulang jika mentok rankingnya
  8. lakukan brand awarenes campaign untuk membangun brand query

1. Hanya Gunakan Sumber Backlink Berkualitas

google memiliki sistem yang bisa mengabaikan backlink yang spammy dan tidak akan memberikan dampak ke website anda.

Jadi jika anda terus terusan mengirim backlink yang jelek, bisa jadi google akan mengabaikan backlink tersebut dan resikonya backlink yang bagus pun akan dianggap buruk oleh google.

Jadi buatlah backlink yang berkualitas dari awal

2. Buat list website gratisan yang bisa digunakan untuk link building

Cari list backlink gratisan di Blackhatwordl atau di ads.id atau anda bisa mencarinya sendiri di google dengan menggunakan

  • site:
  • allinttitle:
  • inurl

intinya google operator lah, guanakn saja yang bisa anda gunkan untuk mencari sumebr backlink, terutama Gov dan edu

3. Bangun link ke homepage sebagai dasar

pertama bangun dasar link anda terlebih dahulu dengan menggunakan naked dan brand anchor menuju ke hompapge, yang perlu dipastikan

  • semua artikel backlink adalah kontekstual
  • Semua artikel backlink menarget keyword persaingan medium to low
  • Semua artikel backlink memiliki keyword target utama website kita
  • Semua artikel backlink do follow jika bisa,

4. Cek ranking

Setelah beberapa waktu, anda bisa mngecek ranking dari masing-masing artikel anda dan artikel utama anda, setelah anda tau anda bisa menentukan artikel mana saja yang akan diberikan backlink ke innerpage.

Pastikan itu adalah artikel dengan performa 20% teratas anda.

5. Rencanakan rasio anchor text untuk artikel

Setelah anda mengetahui artikel mana saja yang jelek rankingnya, rencanakan anchor text yang akan anda gunakan, kalo menrutu saya sih, untuk awal anda bisa menggunakan anchor keyword turunan yang volume pencarianya dibawah keyword utama.

Untuk sumber backlink gunakan guest post atau PBN, dan pastikan website tempat guest post memiliki kualtias yang bagus.

6. Alirkan Pagerank dari artikel berbacklink

Agar duit anda tidak terbuang sia sia, pastikan anda mengalirkan pagerank artikel anda yang memiliki pagerank tinggi menuju ke artikel lain yang rankingnya juga kurang bagus.

utamakan 20% artikel dengan performa tertinggi yang punya low performance

7. Cek ranking dan optimasi ulang

Jika sudah beberapa minggu namun ranking mentok, anda bisa memberikan backlink kembali ke artikel under perform tadi.

8. Audit backlink sebulan sekali

lakukan audit backlink sebulan sekali jika perlu untuk memantau apakah ada backlink spam atau tidak, hal ini untuk memasitkan website anda tetap aman.

9. Bangun Brand awareness dan brand query

Semrush bilang kalau direct traffic sangat berdampak pada ranking website, maksudnya adalah visitor datang ke website anda dengan cara mengetikan nama domain anda di browser secara manual.

Jika banyak orang yang mengetik url website anda di browser, maka ini akan memberikan sinyal authority dan juga akan membangun brand querry anda sendiri.

dan jika brand anda sudah terbangun di niche ini, anda akan menjadi website yang benar-benar authority di niche ini

Monetization Blueprint

Monetization adalah hal yang sangat krusial yang bisa menentukan apakah website anda profitable atau tidak. dan anda harus benar-benar mengoptimalkan monetization anda.

  1. Lakukan diversifikasi monetization sejak awal
  2. Lakukan otpimasi CRO untuk masing-masing cara monet

1. Lakukan diversifikasi monetization sejak awal

Jangan hanya berfoksu pada adsense, selain untuk mengurangi resiko, diversifikasi juga bisa meningkatkan pendapatan website, berikut ini beberapa cara monet yang populer

  • Adsense & ezoic
  • Menjual Lead generation
  • Affiliate
  • Menjual pixel facebook
  • Berjualan sendiri
  • Menjual email list atau nomor whatsapp lead

2. Lakukan optimasi CRO

Conversion rate optimization adalah istilah untuk mengoptimalkan konversi, bisa berupa konversi CTR iklan, penjulan barang, lead, dll.

Untuk caranya cari saja di internet,

Blue Print Manajemen Website

Agar anda bisa bekerja secara optimal, maka anda harus memanage website anda dengan baik, antara lain

  • Manage Penulis dan VA kalo ada
  • Manage keuangan
  • Management resiko

1. Management penulis dan Virtual assistant

Setelah anda sukses membangun website pertama anda, dan anda ingin membuat portofolio website, entah untuk menambah penghasilan, untuk manajemen resiko dan diversifikasi monetization, maka anda butuh penulis artikel, dan jika website anda banyak anda mungkin butuh Virtual assistant atau editor anda sendiri.

Karena anda gak mungkin mengurus banyak website sekaligus. dan ini juga untuk meningkatkan produktifitas anda.

Dan jika anda sudah bisa memanage penulis dan VA dengan baik, anda bisa lebih sedikit bekerja dan bisa melakukan hal yang anda sukai, aka semi/autopilot website

Untuk memanage penulis dan VA anda memerlukan

  • SOP (standard operational procedure) yang jelas, dan di set agar bisa meminimalisri resiko dan memaksimalkan produktifitas dan kualitas website
  • AUDIT performa penulis dan VA

dalam manejemen, SOP dan Audit adalah hal yang tidak terpisahkan, jadi anda harus benar-benar memikirkan hal ini untuk mempermudah pekerjaan anda. dengan cara membuat SOP dan sistem audit yang bagus.

2. Management Keuangan

Jika anda memiliki penulis dan VA atau tim yang bekerja dengan anda membangun website, maka anda harus benar-benar bisa memanage uang hasil website anda. sehingga cashflow anda bisa terus surplus dan stabil dan aset anda juga bertambah.

jika anad ingin memanage uang anda dengan baik, maka langkah pertama adalah menyusun rencana pengeluaran dan pembelian, dan juga gaji untuk anda sendiri.

Ingat, hasil dari website jangan semuanya dihabiskan untuk menggaji diri anda sendir, namun anda harus investkan kembali ke bisnis anda agar bisnis tersebut menggulung lebih besar lagi.

a. Buat rencana pengeluaran rutin

Hal pertama harus anda lakukan adalah membuat rencana pengeluaran. Anda harus menyusun hal hal yang menjadi pengeluaran rutin anda setiap bulanya antara lain.

Pegeluaran ini adalah pengeluaran yang wajib anda bayarkan dan jika tidak anda bayarkan maka akan mengganggu bisnis website anda. umumnya pengeluaran wajib rutin ini adalah :

  • Bayar penulis
  • Bayar VA
  • Bayar Hosting
  • Bayar domain
  • Bayar tools

Untuk berapa jumlah yang harus anda keluarkan itu anda bisa menyesuaikan dengan penghasilan anda, namun kalo bisa pengeluaran rutin ini jangan sampai 30% dari penghasilan anda.

b. Buat rencana gaji anda sendiri

Jika earning dari website adalah earning utama anda, maka anda harus mengambil sebagian uang hasil website untuk digunakan sebagai living cost anda.

jika bisa, jangan gaji diri anda banyak-banyak, terutama jika penghasilan anda masih dibawah 10 juta/bulan, ambil saja secukupnya sisanya untuk di investasikan ulang ke bisnis anda.

c. buat rencana belanja

untuk meningkatkan traffic anda, mungkin anda harus melakukan pembelian antara lain PBN, Guest Post, fb ads, dll.

Bisa dibilang ini adalah kebutuhan sekunder yang menopang anda untuk bisa meningkatkan traffic anda.

Untuk besaran belanja, anda bisa menyesuaikan dengan penghasilan anda.

d. Rencana mengurangi resiko

setiap usaha memiliki resiko, saya sih berharap website anda bisa terus eksis, namun ini hanya untuk berjaga-jaga dan untuk mengurangi resiko  kerugian jika sesuatu terjadi.

Untuk mengurangi resiko, anda bisa

  • Mengalokasikan dana darurat sebesar 10% dari earning
  • Mengalokasikan sisa uang untuk membangun moneysite baru

Dana darurat ini harus anda tabung di rekening tersendiri dan anda harus kumpulkan hingga terkumpul 10x penghasilan bulanan anda.

Misalkan penghasilan anda 10 juta/bulan, maka dana darurat yang harus anda kumpulkan adalah 100 juta.

Dana ini tidak boleh anda gunakan, dan harus anda isi setiap bulan sebesar 10% dari earning anda.

Dan selanjutnya anda harus mengalokasikan dana untuk membuat moneysite baru, untuk diversifikasi anda dan juga mengurangi resiko.

Selesai

Mungkin itu saja sih, untuk blue print membuat website. semoga bermanfaat